DARI SKETSA HINGGA STRUKTUR: PROSES DESAIN ARSITEKTUR DI SENSE ISLE STUDIO

“Banyak yang berfikir bahwa arsitektur itu hanya soal bentuk bangunan yang keren. Padahal, setiap garis itu ada alasannya. Setiap jendela, setiap dinding , dirancang untuk hidup yang lebih baik.”

Halo Rekan Sense semua! Kembali lagi nih bersama MinSense. Di Kabar Sense yang sebelumnya MinSense menulis tentang bagaimana proses pengerjaan desain interior kami. Kali ini, MinSense akan membahas tentang alur pekerjaan Arsitektur di Sense Isle Studio. Bagi yang penasaran yuk ikuti terus artikel ini supaya Rekan Sense tahu bagaimana proses arsitektur di Sense Isle Studio.

Pernah kepikiran tidak, bagaimana caranya dari tanah kosong bisa menjadi rumah atau bangunan impian yang nyaman banget untuk ditinggalin?

Disini, kita buka semua rahasia dapur kita – proses desain arsitektur di Sense Isle Studio, dari awal diskusi sama klien sampai bangunannya sempurna. Bahasa awamnya, tidak banyak teknis ribet, tapi tetap jelas dan professional.

doc: Sense Isle Studio

LANGKAH PERTAMA: KICK-OFF & BRIEFING AWAL

Apa Yang Dilakukan Disini?

Kita mulai dengan mengobrol soal preferensi Rekan Sense. Tentang Impian Rekan Sense. Bagaimana Rekan Sense ingin hidup di bangunan/ruangan tersebut.

Pertanyaan Yang Biasa Kami Bahas:

  • Ini bangunan untuk apa? Rumah? Kafe? Kantor? Ruko? Toko?
  • Siapa saja yang akan pakai bangunan ini?
  • Lebih suka ruangan yang terbuka atau yang lebih terutup?
  • Apakah ada budget tertentu? Apakah ada aturan khusus dari lingkungan?

Hasilnya:

  • Dokumen briefing proyek
  • Analisa awal
  • Referensi desain dari Rekan Sense dan juga dari kami yang cocok dengan keinginan Rekan Sense.

Durasi: 1-2 minggu, tergantung seberapa cepat Rekan Sense memberikan feedback ke kami.

doc: Sense Isle Studio

LANGKAH KEDUA: KONSEP DESAIN

Mulai Membentuk Karakter Bangunan

Kami memberikan gambar-gambar secara kasar terlebih dahulu – studi ukuran, layout, dan referensi visual.

Output:

  • Moodboard gaya arsitektur
  • Konsep bentuk bangunan
  • Sketsa denah dan tampak awal

Kenapa Ini Penting:

Di tahap ini, kita bukan memikirkan cat tembok, tapi menentukan napas dan jiwa dari si bangunan. Bangunan ini harus “mengerti” siapa penghuninya.

Durasi: 2 – 4 minggu

doc: Sense Isle Studio

LANGKAH KETIGA: DESAIN TEKNIS & PENGEMBANGAN

Ranah yang Lebih Serius

Semua ide yang keren tadi harus bisa dibanung. Kami mulai membikin gambar kerja, perhitungan struktur, dan layout instalasi.

Output yang Dihasilkan:

  • Denah, tampak, dan potongan yang lengkap
  • Layout struktur dan MEP (pipa, listrik, AC, dll)
  • Simulasi pencahayaan alami dan ventilasi

Rekan Sense akan ikut dalam 1 – 2 meeting, untuk review dan persetujuan.

Durasi:

4 – 8 minggu

doc: Sense Isle Studio

LANGKAH KEEMPAT: BUDGETING & STRATEGI BANGUNAN

Menghitung Pengeluaran

MinSense akan memberikan Rekan Sense bayangan rincian harga pengeluaran untuk membangun desain yang MinSense inginkan.

Apa saja yang akan didapat ditahap ini:

  • Rencana Anggaran Biaya (RAB)
  • Strategi bahan dan struktur
  • Opsi alternatif biar fleksibel sesuai budget

Durasi:

2 – 4 Minggu

doc: pinterest

LANGKAH KELIMA: GAMBAR IZIN & FINALISASI

Di tahap ini MinSense dan tim akan menyiapkan gambar untuk keperluan IMB/PBG dan kontraktor

Apa Saja yang Ada Didalamnya:

  • Gambar kerja lengkap (arsitek, struktur, MEP)
  • Gambar untuk pengajuan perizinan
  • Koordinasi teknis dengan pihak ketiga

Durasi:

3 – 6 minggu

doc: pinterest

LANGKAH KEENAM: KONSTRUKSI & PENGAWASAN

Tahap Krusial:

Disinilah tahap yang paling krusial. Seluruh desain bagus bisa gagal apabila dibangun asal-asalan. Maka dari itu MinSense sediakan supervisi di lapangan:

Apa yang Kami Perhatikan:

  • Fondasi dan struktur dipasang sesuai spek
  • Pemasangan dinding, plafon, lantai rapi dan tepat
  • Material sesuai yang disepakati
  • Semua kerjaan dicek mingguan, dengan laporan yang jelas

Durasi Tergantung Dengan Skala Pengerjaan:

  • Rumah kecil: 6 – 18 Minggu
  • Rumah besar: 12 – 24 Minggu
  • Proyek Komersial: Fleksibel
doc: Sense Isle Studio

LANGKAH KETUJUH: SERAH TERIMA & DOKUMENTASI

Finishing dan Handover

MinSense akan melakukan pengecekan terakhir, styling secara basic apabila diperlukan, dan memastikan bahwa semuanya sesuai dengan desain yang kami buat.

Apa yang akan Rekan Sense dapatkan:

  • Foto dan video profesional
  • Panduan pemakaian dan perawatan
  • Gambar as-built kalau ada perubahan saat pembangunan

Durasi:

1 Minggu

doc: Sense Isle Studio

RINGKASAN WAKTU

  • Kick-Off & Briefing              : 1 – 2 Minggu
  • Konsep Desain                     : 2 – 4 Minggu
  • Desain Teknis                       : 4 – 8 Minggu
  • Budget & Strategi                : 2 – 4 Minggu
  • Gambar Kerja & Izin            : 3 – 6 Minggu
  • Konstruksi & Pengawasan : 6 – 24 Minggu
  • Serah Terima                         : 1 Minggu

TOTAL WAKTU                      : 19 – 49 MINGGU

PENUTUP

Desain arsitektur itu bukan hanya soal desain siapa yang paling keren/estetik. Tetapi soal bagaimana bangunan itu bisa membuat hidup Rekan Sense lebih nyaman, efisien, dan menyenangkan.

Di Sense Isle Studio, MinSense dan tim akan membantu Rekan Sense semua dari garisan pertama sampai kunci terakhir diserahkan.

”Arsitektur yang bagus itu bukan hanya sekedar estetika belaka – tetapi yang mengerti keinginan dan kebutuhan sang penghuninya.”

DARI MOODBOARD KE MAHAKARYA: PROSES INTERIOR DESAIN KAMI

“Banyak orang berpikir bahwa interior desain hanya soal pemilihan warna dan mencocokan dengan furniture, tetapi sesungguhnya lebih dari itu. Seandainya mereka tahu tentang strategi di setiap garis, tekstur dan keputusan yang dibuat.”

Halo Rekan Sense semua! Kembali lagi dengan MinSense di Kabar Sense! Hari ini MinSense mau bahas tentang Proses Interior Desain di Sense Isle Studio, dari moodboard sampai menjadi suatu mahakarya. Kalian pasti berpikir bagaimana sih proses desain di Sense Isle Studio? Yuk cari tahu bersama-sama yaa!

Kalau semisal Rekan Sense pernah berpikir bagaimana suatu ruangan yang kosong menjadi suatu ruangan yang berasa seperti rumah – maka Rekan Sense telah datang ke tempat yang tepat.

Ini bukan hanya sebuah teori. Ini adalah proses yang sebenarnya di Sense Isle Studio, di poles dan disempurnakan selama 15 tahun, dari proyek desain residensial dan komersil yang tidak hanya indah – namun juga fungsional.

Kami akan menjelaskan kepada Rekan Sense tentang proses desain interior kami secara menyeluruh, step by step – dari ide pertama yang muncul hingga momen yang memuaskan disaat Rekan Sense melihat dan merasa “WOW! Ini yang aku cari selama ini.”

doc: Sense Isle Studio

STEP 1: BRIEFING (1 – 2 MINGGU)

Apa yang akan dilakukan disini:

Kami akan bertemu dengan Rekan Sense (secara langsung atau virtual), mendengarkan dan mengetahui apa keinginan dari Rekan Sense.

Di step ini bukan tentang menunjukkan portfolio kami. Tapi, di step ini adalah tentang mencari tahu keinginan Rekan Sense – seperti lifestyle, kebutuhan, selera, dan tujuan.

Pertanyaan yang akan MinSense ajukan seperti:

  • Apa yang Rekan Sense suka dari rumahnya saat ini?
  • Apa yang kurang disukai
  • Lebih suka Natural Lighting atau Moody Lighting?
  • Apakah ada anak, binatang peliharaan, atau lansia yang butuh dipikirkan?
  • Seberapa besar budgetnya?

Mengapa ini penting?

Ini adalah fondasi. Tanpa memahami “Kebutuhan” Rekan Sense, seberapa banyak furnitur impor atau bahan-bahan impor lainnya tidak akan bisa membuat ruangan itu benar-benar sesuai keinginan Rekan Sense.

Output:

  • Hasil notulensi dari desain briefing
  • Moodboard awal (sekitar 2 – 3 opsi)

Durasi:

1 – 2 minggu (tergantung dari feedback Rekan Sense)

doc: Sense Isle Studio

STEP 2: CONCEPT DEVELOPMENTS (2 – 4 MINGGU)

Apa yang dilakukan disini:

Setelah briefing kami akan mengubah hasil briefing tadi menjadi konsep visual. Anggap saja seperti trailer film untuk ruangan Rekan Sense – bukan versi finalnya, tetapi cukup untuk mengetahui tone warna, arah dan juga vibe emosional dari ruangan tersebut.

Output:

  • Moodboards ynag lebih jelas dengan material, tekstur, dan pemilihan warna.
  • Sketsa awal atau tahap awal render 3D.
  • Referensi gaya/inspirasi (secara lokal dan/atau global).
  • Pemetakan Layout: Bagaimana setiap area berfungsi dan mengalir.

Mengapa ini tahap yang krusial:

Disaat inilah ruangan Rekan Sense mulai “hidup”. Client biasanya akan bilang, “oohh ga pernah kepikiran yaa bisa seperti ini – tapi yaa rasanya ini ruangan “aku” banget.”

Tips:

Jangan terlalu terpaku dengan detail. Disini kami masih mengatur tone, bukan memilih sesuatu yang mendetail seperti alur jahitan sofa.

Durasi: 2 – 4 Minggu

doc: Sense Isle Studio
doc: Sense Isle Studio

STEP 3: DESIGN DEVELOPMENT & TECHNICAL PLANNING (3 – 6 MINGGU)

Apa yang kami lakukan disini:

Setelah desain konsep telah disetuju, kami akan menuju ke hal teknikal. Di step ini adalah dimana kreatifitas bertemu dengan perancangan teknik.

Kita mulai mendesain layaknya seorang Arsitek dan berpikir layaknya seorang kontraktor.

Output:

  • Layout lantai secara mendetail dan kenaikannya.
  • Skala furnitur
  • Custom kabinet (apabila ada)
  • MEP
  • Spek Material dan Finish
  • Finalisasi render 3D dengan tekstur dan pencahayaan.

Mengapa hal ini penting:

Di tahap ini dipastikan bahwa ide brilian bisa benar-benar di bangun – tanpa ada kejutan tiba-tiba di tengah pembangunan.

Keterlibatan Client:

Rekan Sense akan diundang 1 – 2 pertemuan untuk membahas tahap ini dan review desain.

Durasi: 3 – 6 Minggu

doc: Sense Isle Studio
doc: Sense Isle Studio

STEP 4: BUDGETING & PROCUREMENT (2 – 4 MINGGU)

Apa yang kami lakukan disini:

Kami menjabarkan harga dari setiap komponen – ubin, lampu, dan custom furnitur.

Kami mengirimkan BOQ (Bill of Quantities) dan merancangkan strategi: Apa yang dibeli secara lokal, yang akan dibuat secara custom, dan apa yang bisa di tingkatkan atau diturunkan menyesuaikan dengan budget.

Mengapa ini penting:

Di fase ini semua tentang transparansi. Kita tidak akan eksekusi sebelum semuanya jelas dan terperinci.

Durasi: 2 – 3 Minggu

doc: Sense Isle Studio

STEP 5 : EXECUTION & CONSTRUCTION ( 6 – 24 WEEKS )

“Renderings are the promise – execution is whether the promise is kept.”

Di fase ini adalah dimana 95% desain studio gagal.

Ide itu murah. Gambar itu adalah sebuah teori. Tetapi untuk eksekusi? Disitulah kemana uang, waktu dan kesabaran diuji.

Di Sense Isle Studio, kami mengawasi fase in-house ini, karena seperti yang Rekan Sense tahu kalau kontraktor beroperasi tanpa diawasi maka yang terjadi adalah: delay, spek tidak sesuai dengan detil, material yang salah, biaya yang membengkak, dll.

Berikut adalah detil dari pengerjaan yang akan kami lakukan:

Persiapan Lahan & Bongkaran

  • Pembersihan lahan, pembongkaran dan penyesuaian.
  • Mengukur kembali di Lokasi (tidak hanya mengandalkan AutoCAD).

Pengerjaan MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing)

Penempatan yang sesuai untuk:

  • Saklar & Stop Kontak.
  • Pipa AC & Pipa Drainase.
  • Pipa untuk kebutuhan Dapur dan Kamar Mandi.

Material:

  • Memakai Pipa PPR berstandar SNI.
  • Saklar Schneider/Architect/Simon (tergantung preferensi dari client).
  • Alur kabel yang tersembunyi.

Tembok & Langit-langit

  • Partisi Gypsum, plafon gantung, pencahayaan cove.
  • Gypsum tahan air untuk area basah.

Finishing Lantai & Tembok

  • Sistem perataan ubin untuk mencegah ‘lipping’
  • Penataan nat untuk vinyl/spc
  • 2 – 3 lapis cat Nippon/Dulux (tergantung menyesuaikan preferensi client)

Custom Kabinet

  • Dibuat di workshop kami
  • Menggunakan engsel Blum/Hafele/Taco (tergantung budget & preferensi client)
  • Multipleks lapis HPL

Lighting & Finishing

  • Tes aluran listrik
  • Styling dengan mirror, dekorasi dan pembersihan

Alat & Laporan

  • Laporan mingguan melalui Whatsapp atau Google Sheets.
  • Update progress setiap 7 – 10 hari.
  • Penjadwalan untuk client bisa site visit.

Durasi:

  • Projek Kecil : 8 – 12 minggu.
  • Rumah Full : 12 – 24 minggu (tergantung seberapa banyak & rumit pengerjaan yang dilakukan).
  • Retail/Komersial: Tergantung dari skala pengerjaan.
doc: Sense Isle Studio

STYLING & SERAH TERIMA ( 1 Minggu )

Apa yang kami lakukan di bagian ini:

Sentuhan terakhir. Kami membawa furnitur yang telah dibuat, dekorasi, tumbuhan-tumbuhan artifisial, dll. Semua dibuat untuk membuat ruangan semakin menjadi seperti rumah (atau mengekspresikan brand Rekan Sense).

Kami akan menjelaskan kepada Rekan Sense tentang masalah perbaikan & perawatan, dan juga memastikan bahwa seluruhnya telah dikerjakan dengan baik.

Bonus:

Foto professional dan video dokumentasi.

Durasi: 1 Minggu

doc: Sense Isle Studio

DURASI PENGERJAAN PROYEK SECARA KESELURUHAN

  • Briefing & Penyesuaian Desain : 1 – 2 Minggu
  • Pembuatan Konsep : 2 – 4 Minggu
  • Desain Teknikal : 3 – 6 Minggu
  • Konstruksi & Eksekusi : 6 – 24 Minggu
  • Styling & Serah Terima : 1 Minggu
  • Total Duration : 15 – 37 Minggu

KESIMPULAN

Interior Desain bukan hanya soal selera yang bagus – tetapi interior desain itu tentang sistem. Alur. Perkawinan antara visi dan eksekusi.

Di Sense Isle Studio, misi kami ada untuk mengarahkan Rekan Sense dari moodboard awal hingga menjadi suatu mahakarya.

Design is not just what it looks like and feels like. Design is how it works.” – Steve Jobs

RETRO STYLE: BACK TO POPULAR!

Halo Rekan Sense semua! Kembali lagi dengan MinSense! Di KabarSense kali ini MinSense mau membahas tentang gaya desain ‘Retro’. Seperti yang Rekan Sense ketahui bahwa gaya retro ini sedang trending di restoran atau tempat nongkrong kekinian saat ini. Disini MinSense mau membahas tentang apa itu desain retro, karakteristik dan juga bagaimana mengaplikasikannya ke hunian kita atau ke kafe yang Rekan Sense miliki. Yuk disimak bareng-bareng ya!

Gaya retro dalam desain interior telah mengalami kebangkitan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, dan di tahun 2025, tren ini semakin mendominasi. Banyak desainer dan pemilik rumah mulai tertarik kembali pada gaya ini, karena menawarkan sentuhan nostalgia yang unik serta elemen estetika yang kaya akan warna dan bentuk.

doc: pinterest

APA ITU RETRO STYLE?

Retro style adalah salah satu gaya desain yang mengacu pada elemen estetika dari masa lalu, khususnya dari era 1950-an hingga 1980-an. Ciri khas dari gaya retro adalah penggunaan warna-warna cerah dan berani, bentuk-bentuk geometris yang kuat, serta kombinasi elemen vintage dan modern. Gaya ini sering kali terasa fun and playful, memberikan suasana yang menyenangkan dan penuh dengan energi ke dalam ruangan.

Desain interior bergaya retro membawa kita ke nuansa masa lalu, dimana furniture kayu dengan kaki lancip, wallpaper bermotif, serta palet warna oranye, hijau zaitun, dan kuning mustard menjadi ciri utama dari gaya retro. Meskipun demikian, gaya retro juga memungkinkan fleksibilitas yang tinggi, sehingga dapat digabungkan dengan elemen-elemen modern untuk menciptakan tampilan yang segar dan kontemporer.

doc: pinterest

MENGAPA GAYA RETRO KEMBALI POPULER?

Ada beberapa alasan mengapa gaya retro kembali populer:

Nostalgia.

Banyak orang merasakan dorongan nostalgia yang kuat terhadap masa lalu, terutama setelah beberapa tahun yang penuh tantangan. Gaya retro menghadirkan kenangan akan era yang lebih sederhana, menyenangkan, dan penuh warna. Ini menjadi cara untuk membawa suasana positif dan mengingat masa-masa indah di rumah.

Keunikan dan Personalitas.

Dalam dunia yang semakin seragam dengan tren minimalis dan desain modern yang dominan, banyak orang mulai mencari cara untuk mengkespresikan diri mereka melalui desain interior. Gaya retro memungkinkan orang untuk bermain dengan warna, pola, dan furniture yang tidak konvensional, menciptakan ruang yang lebih personal dan unik.

Mode Siklus.

Seperti banyak tren mode dan desain, gaya retro juga mengalami siklus kebangkitan. Apa yang dulu dianggap ketinggalan zaman kini Kembali dianggap chic and fashionable. Pengaruh media sosial dan platform seperti Pinterest, serta Instagra, juga membantu menghidupkan Kembali tren ini dengan menampilkan berbagai contoh inspairatif yang mudah diikuti.

Sustainablity.

Banyak elemen desain retro yang melibatkan penggunaan Kembali furniture dan dekorasi vintage. Di era dimana kesadaran akan keberlanjutan semakin meningkat, orang-orang lebih memilih untuk mengurangi limbah dan memanfaatkan Kembali barang-barang lama. Dengan memilih furniture retro, mereka tidak hanya mendapatkan estetika yang unik, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

CIRI KHAS DESAIN INTERIOR BERGAYA RETRO

Gaya retro dalam desain interior memiliki beberapa elemen yang mudah dikenali. Berikut adalah beberapa ciri khas yang menjadi landasan dari gaya ini:

  1. Palet Warna Cerah dan Berani. Salah satu aspek yang paling mencolok dari desain retro adalah penggunaan warna yang berani dan kontras. Warna-warna seperti oranye cerah, hijau zaitu, biru teal, merah bata, dan kuning mustard sering kali menjadi pilihan utama. Warna-warna ini tidak hanya digunakan pada dinding, tetapi juga pada furniture, dekorasi, hingga aksesori ruangan.
  2. Gunakan Furnitur Klasik Retro. Pilih furniture yang memiliki desain khas era 1950-an hingga 1980-an. Rekan Sense bisa mencari sofa dengan kaki yang lancip, meja kopi berbentuk organic, ataupun kursi berlapis vinyl. Pastikan furniture yang Rekan Sense pilih tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga nyaman untuk digunakan.
  3. Tambahkan Pola dan Tekstur. Untuk menciptakan suasana retro yang otentik, jangan takut untuk bermain dengan pola dan tekstur. Wallpaper bermotif geometris, karpet bermotif retro, dan bantal dengan pola ceria bisa memberikan dimensi visual yang menarik pada ruangan.
  4. Pilih Dekorasi Vintage. Aksesori dan dekorasi kecil bisa menjadi elemen penting dalam menciptakan suasana retro. Barang-barang seperti jam dinding klasik, lampu meja berbentuk futuristic, atau radio vintage bisa memberikan sentuhan akhir yang sempurna. Rekan Sense bisa mencari barang-barang ini di pasar loak, toko barang antic, atau bahkan secara online.
  5. Perhatikan Pencahayaan. Lampu adalah elemen penting dalam desain interior, dan dalam gaya retro, lampu lava, lampu gantung dengan kap berwarna cerah, atau lampu neon dengan desain unik juga sering kali digunakan. Pencahayaan yang tepat dapat membantu menciptakan atmosfer yang menyenangkan dan menarik di ruangan Rekan Sense.

CONTOH RUANGAN DENGAN GAYA RETRO

doc: pinterest
doc: pinterest
doc: pinterest
doc: pinterest
doc: pinterest

KESIMPULAN

Desain interior dengan retro style Kembali popular karena menawarkan kombinasi unik antara nostalgia, personalitas, dan fleksibilitas desain. Dengan memanfaatkan palet warna yang cerah, pola geometris, furniture yang iconic, serta barang-barang vintage, Rekan Sense bisa menciptakan ruangan yang penuh karakter dan menyenangkan. Gaya ini memungkinkan kita untuk mengekspresikan diri dengan lebih bebas, sekaligus menghadirkan suasana hangat dan ramah di rumah.

DESAIN BANGUNAN BERKELANJUTAN: MENGGABUNGKAN ESTETIKA DENGAN PRAKTIK RAMAH LINGKUNGAN

Halo Rekan Sense semua! Kembali lagi nih sama kabar MinSense! Dikabar yang sebelumnya MinSense menulis tentang ‘BAHAYA!! AI AKAN MENGAMBIL PEKERJAAN ARSITEK’. Dimana MinSense membahas tentang masa depan dari pekerjaan Arsitek, dan seperti yang kalian sudah baca dikabar sebelumnya bahwa Artificial Intelligence tidak akan mengambil pekerjaan Arsitek. Dikabar kali ini MinSense akan menulis yang berhubungan tentang masa depan juga Rekan Sense yaitu tentang Desain Bangunan Berkelanjutan. Seperti apa sih Desain Bangunan Berkelanjutan itu? Yuk kita bahas!

doc: pinterest

Jadi apa sih Desain Bangunan Berkelanjutan itu? Sesuai dengan namanya desain berkelanjutan itu adalah desain yang memerhatikan aspek keberlanjutan seperti eco-living yang dimana menyeimbangkan kebutuhan dasar manusia namun tetap melestarikan lingkungan alam dari degradasi dan kerusakan. Desain Bangunan Berkelanjutan kini menjadi elemen penting dalam arsitektur dan desain interior modern. Desain bangunan berkelanjutan tidak hanya berfokus kepada penggunaan bahan-bahan yang dapat diperbarui atau didaur ulang, tetapi juga pada efisiensi energy, penghematan air, dan kualitas udara dalam ruangan.

doc: pinterest

EVOLUSI DESAIN BERKELANJUTAN

Evolusi Desain berkelanjutan diawali dari upaya sadar lingkungan hingga bangunan hijau canggih saat ini. Awalnya, upaya keberlanjutan dalam desain lebih berfokus pada penggunaan kembali material dan praktik hemat energi secara sederhana. Namun, seiring waktu dan dengan meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim dan kelangkaan sumber daya alam, pendekatan ini telah berkembang menjadi lebih holistic dan inovatif.

doc: pinterest

BAHAN BERKELANJUTAN

Bahan-bahan yang digunakan untuk Desain Bangunan Berkelanjutan meliputi bahan-bahan seperti bamboo, kayu daur ulang, dan baja daur ulang tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga menambahkan karakter unik pada ruangan. Penggunaan bahan berkelanjutan tidak hanya mendukung lingkungan tetapi juga menambah nilai estetika dan karakter pada desain arsitektur dan interior. Dengan memilih bahan-bahan ini, para desainer dan arsitek dapat menciptakan ruang yang tidak hanya indah tetapi juga bertanggung jawab secara ekologis.

doc: google

EFISIENSI ENERGI

Untuk mengurangi penggunaan listrik/energy maka dalam Desain Bangunan Berkelanjutan menggunakan efisiensi energy. Efisiensi energy adalah aspek penting dalam desain berkelanjutan yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi energy dan dampak lingkungan. Ini dicapai melalui berbagai strategi dan teknologi yang memastikan penggunaan energy yang lebih sedikit untuk mencapai hasil yang sama atau lebih baik. Merancang dengan efisiensi energy mencakup memaksimalkan cahaya alami, meningkatkan isolasi, dan mengintegrasikan teknologi pintar seperti pencahayaan hemat energy dan thermostat, yang mengurangi konsumsi energy secara keseluruhan. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, bangunan dapat mencapai efisiensi energy yang tinggi, mengurangi jejak karbon, dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat bagi penghuninya. Desain berkelanjutan yang berfokus kepada pada efisiensi energy tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan nilai property.

doc: pinterest

KONSERVASI AIR

Komponen berikutnya dalam Desain Bangunan Berkelanjutan adalah Konservasi Air. Konservasi air adalah komponen penting dari desain berkelanjutan, bertujuan untuk mengurangi konsumsi air, meningkatkan efisiensi penggunaan air, dan memastikan bahwa sumber daya air dikelola secara bertanggung jawab. Menggabungkan perlengkapan hemat air, system pemanenan air hujan, dan lanskap tahan kekeringan adalah cara praktis untuk menghemat air tanpa mengorbankan desain. Dengan mengadopsi strategi-strategi ini, arsitek dan desainer interior dapat membantu mengurangi penggunaan air dan meningkatkan efisiensi dalam bangunan. Konservasi air tidak hanya melestarikan sumber daya alam yang berharga tetapi juga mengurangi biaya operasional dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

doc: pinterest

KUALITAS UDARA DALAM RUANGAN

Komponen berikutnya dalam Desain Bangunan Berkelanjutan adalah kualitas udara dalam ruangan. Kualitas udara dalam ruangan (Indoor Air Quality atau IAQ) adalah factor penting dalam desain berkelanjutan, karena udara yang bersih dan sehat berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan penghuni. Memilih cat dan bahan rendah VOC (Volatile Organic Compound), serta menambahkan tanaman dalam ruangan, meningkatkan kualitas udara dan menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat. Dengan menerapkan komponen berikut, kualitas udara dalam ruangan dapat ditingkatkan secara signifikan, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi penghuni. Desain interior yang mempertimbangkan kualitas udara tidak hanya penting untuk kesehatan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keseluruhan, produktivitas, dan kualitas hidup dalam ruangan.

doc: pinterest

HARMONI ESTETIKA

Komponen berikutnya dalam Desain Bangunan Berkelanjutan adalah Harmoni Estetika. Harmoni Estetika dalam arsitektur dan desain interior mengacu pada penciptaan ruang yang seimbang, menyatu, dan menyenangkan secara visual. Ini melibatkan penggabungan elemen-elemen desain seperti warna, tekstur, bentuk, dan proporsi secara koheren untuk menghasilkan lingkungan yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional dan nyaman. Menyeimbangkan keberlanjutan dengan estetika melibatkan desain minimalis, elemen biophilic, dan tren modern yang menekankan keindahan alami dan fungsionalitas. Harmoni Estetika dalam aristektur dan desain interior adalah tentang menemukan keseimbangan yang tepat antara berabgai elemen untuk menciptakan ruang yang menyatu dan memuaskan secara visual. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, desainer dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya indah tetap juga mendukung kenyamanan, fungsi, dan kesejahteraan penghuninya.

doc: pinterest

KESIMPULAN

Jadi kesimpulan dari kabar ini menekankan bagaimana pendekatan yang holistic dan seimbang tidak hanya berdampak positif pada lingkungan tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penghuni. Desain berkelanjutan bukan hanya tren tetapi evolusi yang diperlukan dalam arsitektur dan desain interior, memastikan masa depan yang lebih hijau tanpa mengorbankan gaya. Dengan memprioritaskan praktik ramah lingkungan, desainer dan pemilik rumah dapat menciptakan ruang yang indah dan berkelanjutan.

doc: pinterest

Jadi bagaimana nih Rekan Sense setelah membaca kabar dari MinSense kali ini? Menarik kan! Pasti kalian pada tertarik nih untuk membuat rumah dengan Desain Berkelanjutan, sudah bagus, minimalis, estetik dan juga bisa peduli terhadap lingkungan juga. Tuliskan dikolom komen yaa kira-kira mau bahas apalagi nih? Sampai jumpa dikabar Sense Isle Studio yang lain ya! Feel Better Living with Sense Isle Studio! Bye-bye Rekan Sense!

BEBERAPA PILIHAN UNTUK MERANCANG PENCAHAYAAN RUANGAN

Biasanya kita untuk mempercantik ruangan memakai cara menyerasikan ruangan dan furniture. Berbagai cara dilakukan mulai dari memilih warna cat dan pelapisnya untuk memeberi nuansa cantik pada ruangan. Namun ada yang terlupakan dari memberi suasana pada ruangan secara keseluruhan, yaitu Pencahayaan Ruangan.

Kebanyakan dari kita mungkin memberikan pencahayaan ruangan cukup dilakukan dengan memasang lampu pada langit-langit atau lampu ornamental seperti di sisi tempat tidur. Namun kali ini Sense Isle Studio akan memberikan pilihan untuk merancang pencahayaan ruangan Anda, yaitu sebagai berikut:

Merancang Drop Ceiling

Langit-langit ruangan atau ceiling dapat dirancang agar memiliki ketinggian yang berbeda. Nah, selisih dari ketinggian langit-langit atau yang disebut sebagai drop ceiling ini dapat dimanfaatkan untuk menempatkan lampu Anda.

Pic: Project Sense Isle Studio

Menyembunyikan lampu dalam drop ceiling berguna agar cahaya tidak memancar langsung ke ruangan. Rancangan seperti ini cocok bagi Anda yang menginginkan ruang tamu yang agak tenang ataupun untuk pencahayaan kamar tidur.

Doc: Project Sense Isle Studio


Menempatkan Pencahayaan pada Furnitur

Furnitur Anda dapat dirancang agar memiliki fungsi tambahan untuk menempatkan sumber cahaya. Hal ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan memberikan cahaya di meja kerja.

Pic: Pinterest

Begitu pula dengan kabinet dapur Anda. Kabinet dapur dapat dirancang sebagai tempat perletakan lampu. Selain menambah keindahan ruangan, sumber cahaya ini dapat membantu Anda dalam kegiatan memasak dan mempersiapkan makanan!

Doc: Project Sense Isle Studio

Menempatkan Pencahayaan pada Dinding

Dinding rumah Anda pun dapat menjadi tempat sumber cahaya berada. Jika Anda bosan dengan dinding yang datar, Anda dapat mencoba merancangnya dengan trik yang sama seperti merancang langit-langit: membuat kedalaman yang berbeda pada dinding Anda dan memanfaatkan perbedaan kedalaman itu untuk meletakkan sumber cahaya.

Pic: Pinterest

Pada ruang tidur, penempatan cahaya tidak langsung pada dinding seperti ini memberikan cahaya temaram untuk menerangi kamar and sebelum tidur. Selain itu, penempatan pencahayaan seperti ini juga bisa menjadi opsi untuk mempercantik ruangan Anda.

Pic: Pinterest

Nah itu tadi sedikit ulasan dari Sense Isle Studio untuk membuat variasi dalam perancangan sumber cahaya di ruangan Anda. Anda dapat mencobanya sendiri atau membuat rancangan yang lebih indah dengan para perancang interior dari Sense Isle Studio.

TREND KONSEP DESAIN USAHA CONTAINER CAFE

            Perekonomian Indonesia lagi melemah dengan adanya wabah COVID-19, banyak para pengusaha yang mulai menurun omzetnya bahkan ada yang harus menutup usahanya karena tidak bisa membiayai karyawan dan biaya operasional perusahaan. Namun setidaknya harus tetap optimis bila masa pandemi ini berakhir, mulailah berencana untuk berbenah membuka usaha kembali.

            Kami akan memberikan ide usaha kuliner yang pastinya berbeda dengan kebanyakan. Perkembangan zaman membuat gaya hidup masyarakat juga ikut berubah, termasuk dalam menikmati kuliner. Tak melulu harus di ruangan ber-ac, cafe outdoor pun kini makin banyak digemari. Salah satunya model container cafe. Cafe yang memanfaatkan kontainer bekas yang disulap jadi dapur sekaligus tempat kuliner yang praktis dan kekinian.

            Berikut kita bahas macam-macam konsep desain usaha container cafe:

  • Kecil tetap menarik
56d6bee71f550f288367592d22f1e5ab.jpg
Doc. Pinterest
  • Dua Lantai
  • Outdoor
6fa4a13b6ece5df91e764c33c409dccd.jpg
Doc. Pinterest
  • Bisa dipindah dan dibawa kemana saja
f1717cdaa6aa605d2d08deb97eb2cece.jpg
Doc. Pinterest
  • Ini bener-bener cafe banget bukan container cafe lagi dong
Doc. Pinterest

TIPS “WORK FROM HOME” AGAR TETAP FIT DAN SEHAT

Banyak perusahaan yang menerapkan WFH (Work from home ) bagi karyawannya saat COVID-19. Terdengar menyenangkan walaupun bekerja dari rumah, namun terkadang kita lupa menerapkan pola hidup sehat. Terkadang tak terasa karena di rumah lupa makan tidak teratur, ngemil saat menonton TV dan lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tidur. Berikut adalah tips untuk yang WFH (Work from home ) agar badan tetap fit dan sehat:

1. Tetap bangun pagi dan sarapan

Doc: Pinterest

            Kalian bisa bangun lebih siang dari biasanya karena tidak harus pergi ke kantor. Tapi penting untuk tetap membiasakan diri bangun pagi. Tidur 8 jam serta di dukung dengan tempat tidur atau matrass yang nyaman, penting untuk menjada pola tidur dan kesehatan. Bangun pagi kalian bisa memiliki waktu untuk memasak makanan sehat dan bisa menikmati sarapan. Sarapan yang sehat dapat memberikan energi di siang hari serta dapat fokus dalam bekerja.

2. Berjemur di pagi hari

Selain sarapan, kalian juga disarankan untuk berjemur di pagi hari. Kebiasaan ini tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan tulang, tetapi juga mampu membuat suasana hati Anda menjadi lebih baik. Ini tentu akan memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja Anda selama menjalani WFH.

3. Duduk dengan posisi yang benar

Doc: Pinterest

Posisi bekerja saat WFH memang lebih bebas, bahkan sambil tiduran di tempat tidur atau selonjoran pun bisa. Namun, sebaiknya kalian tetap bekerja dengan posisi duduk layaknya sedang bekerja di kantor, yaitu dengan kursi dan meja. Pilihlah kursi dan meja yang nyaman saat bekerja.

Walaupun awalnya terasa lebih nyaman, bekerja sambil berbaring atau tengkurap terlalu lama bisa meningkatkan risiko Anda sakit punggung, leher, atau bahu, karena otot-otot di bagian tersebut menjadi kaku. Selain itu, Anda disarankan untuk berdiri dan berjalan atau melakukan peregangan paling tidak 1 jam sekali. Cara ini berguna untuk mengurangi ketegangan otot-otot yang cukup lama bertahan di posisi yang sama.

4. Konsumsi makanan sehat

Agar daya tahan tubuh dan kesehatan tetap terjaga, konsumsilah makanan sehat dengan kandungan gizi yang seimbang, yaitu mengandung protein, karbohidrat, lemak baik, serat, mineral, dan vitamin. Dengan waktu di rumah yang lebih banyak, Kalian juga bisa lebih sering memasak. Cobalah beragam resep makanan sehat sehingga menu makan bervariasi dan kalian pun tidak cepat bosan.

Selain itu, tidak adanya batasan waktu seperti di kantor bisa membuat jadwal makan kalian menjadi berubah selama WFH. Sebisa mungkin, tetap jaga jadwal makan seperti biasa untuk menghindari masalah pencernaan, seperti naiknya asam lambung.

5. Lakukan olahraga rutin

Agar tubuh dan pikiran tetap sehat selama menjalani WFH, Kalian harus tetap meluangkan waktu untuk berolahraga. Ada banyak olahraga di rumah yang bisa Kalian lakukan, mulai dari yoga, push up, senam aerobik, lompat tali, zumba dan tabata.

Jika kalian membutuhkan bimbingan dari ahlinya, ikutilah tutorial olahraga online yang tersedia di berbagai platform media sosial. Selain itu, Kalian juga boleh, kok, lari pagi di luar rumah. Namun, ada syaratnya. Tetap terapkan physical distancingyaitu menjaga jarak 1–3 meter dari orang-orang di sekitar kalian.

BEBERAPA TIPS FOTOGRAFI INTERIOR

Doc: Pinterest
  • Buatlah Konsep

Pertama, Anda harus memahami desain rumah Anda sendiri. Untuk memperlihatkan fitur-fitur interior rumah Anda, setidaknya Anda harus membuat draft furnitur apa saja yang ingin difokuskan. Jangan memasukkan semua furnitur ke dalam satu gambar, lebih baik untuk tetap sederhana dan elegan.

  • Kenali Peralatan Anda

Apabila Anda tidak dapat mengoperasikan kamera Anda secara baik, hasil gambar akan terlihat buruk. Jangan sampai mendapat gambar yang buram, kurang pencahayaan, banyak noise, tidak fokus, komposisi yang buruk, atau berbagai distorsi lainnya yang akan merusak hasil potret Anda.

  • Tata Ruangan Anda

Jika Anda sudah memiliki desain dalam draft, maka saatnya untuk menuangkan ide secara visual ke dalam tata interior. Mempersiapkan tata ruang dapat menghabiskan banyak waktu tetapi hal tersebut adalah salah satu yang terpenting, jadi persiapkan waktu Anda.

Doc: Pinterest
  • Nyalakan Semua Lampu

Untuk pencahayaan yang bagus dapat membuat ruangan menjadi terlihat bersinar dan menghasilkan gambar yang tajam. Untuk memotret di siang hari, buka semua gorden dan tetap nyalakan lampu. Bayangan kuat yang dihasilkan karena matahari dapat memunculkan bayangan yang buruk, jadi lampu indoor akan memperbaikinya.

  • Gunakan Tripod

Selalu gunakan tripod agar aman. Tetapi Anda juga harus fleksibel dengan posisi memotret, temukan sudut-sudut lain dan jelajahi setiap angle. Jangan menggunakan kecepatan shutter di bawah 1/30 detik tanpa menggunakan tripod. Jika Anda tidak bisa stabil dengan tangan Anda, hasil gambar akan buram.

  • Hati-hati Terhadap Cermin

Kesalahan umum yang terjadi kepada pemula dan fotografer amatir adalah ketika secara tidak sadar mereka memotret dirinya sendiri di pantulan cermin pada hasil gambar. hehehe

  • Hindari Komposisi yang Buruk

Apabila ruangan tidak mempunyai furnitur dan barang yang cukup, gambar yang dihasilkan akan terlihat jelek. Foto akan terlihat kosong dan tidak menarik sama sekali. Buatlah komposisi yang terlihat penuh dan berisi.

  • Perhatikan Garis Horizontal

Ambil gambar dari sisi ujung ruangan ke sisi ujung yang lain. Apabila foto yang diambil secara horizontal akan terlihat membosankan. Garis yang bertemu dan saling menyilang dapat menarik mata yang melihat ke dalam gambar.

  • Landscape atau Portrait

Sesuai kebutuhan Anda, mengubah posisi gambar menjadi landscape atau portrait dapat membuat perbedaan yang signifikan. Pilih mana yang terlihat paling baik.

  • Mengolah Gambar

Mengolah gambar Anda setelah memotret juga penting. Setelah memasukkan semua foto ke dalam komputer, Anda dapat mengatur lagi tingkat kecerahan, eksposur, kontras, warna, ketajaman, dan banyak lagi.

PENTINGNYA MEMAKAI JASA INTERIOR DESAIN

Untuk hunian kita tak boleh asal untuk memikirkan konsep seperti apa hunian yang kita inginkan seperti struktur bangunannya, interior dalam hunian bahkan eksteriornya sekalipun. Kita harus benar-benar butuh seseorang yang ahli dibidangnya. Karena hunian ini nantinya akan kita tinggali seumur hidup, tentunya harus membawa suasana yang nyaman bagi pemiliknya. Mengapa memakai seseorang yang ahli dibidangnya seperti desain interior eksterior? Karena mereka akan mengarahkan kita, menyarankan pemilihan warna cat, pemilihan furniture yang pas dan juga bisa meminimalkan budget.

Coba simak ulasan berikut ini:

  1. Menghemat uang

Mungkin saja anda bertanya gimana menghemat uang kalau memakai jasa desain interior? Sebenarnya mereka membantu Anda menghindari kesalahan belanja yang justru membuat anggaran tidak penting membengkak.Kurasi profesional

Sudut pandang dari desainer dapat memandu kita memilih model dan material yang pas untuk setiap ruangan. Dan juga mereka akan memberikan masukan, ide yang efisien untuk dijalankan.

  • Perencanaan dan penganggaran biaya

Membantu anda agar pengeluaran sesuai dengan budget, anda tidak perlu repot mencari resensi produk dan membandingkan harga. Hanya melalui desainer anda bisa bertanya mengenai banyak hal.

  • Saling berhubungan

Desain interior menjembatani kebutuhan anda dengan arsitek, kontraktor sejak awal proses pembangunan rumah. Anda bisa puas dengan hasil akhir proyek keseluruhan, karena selain itu juga bisa menghemat waktu dan biaya.

  • Sumberdaya atau relasi yang luas

Selain itu ada hal-hal yang penting seperti koneksi atau relasi vendor, SDM, sampai dengan peralatan.

  • Harga jual rumah

Seorang desainer bisa memberi nilai tambah estetika pada hunian. Pada akhirnya ini sangat menguntungkan ketika anda ingin menjual rumah. Tentunya ada 2 keutungan yaitu

Jadi gimana masih mau mikir untuk menggunakan jasa desain interior? Atau sudah ada gambaran mengenai pentingnya memakai jasa mereka? Jangan lupa hubungi kami ya Team Sense Studio, kami dapat membantu keinginan kalian mewujudkan sebuah rumah impian.