Hubungi Kami via WhatsApp

Architecture – Interior – Design and Build

TIPS MENUMBUHKAN SEMANGAT BEKERJA SETELAH LIBUR LEBARAN

  1. Memulai Pelan-pelan

Setelah libur lebaran biasanya hal-hal yang dahulu akan dimulai kembali agar tidak kaget maka coba dimulai dengan hal-hal yang kecil. Jangan tiba-tiba memaksa untuk melakukan banyak hal dalam  sehari dan mengubah semua kebiasaanmu secara drastis. Misal sehari sudah merencanakan akan melakukan aktifitas apa saja

2. Buat checklist atau to do list

Menumbuhkan semangat bekerja adalah dengan cara membuat daftar pekerjaan atau to-do list. Daftar pekerjaan ini akan membantumu selalu mengingat apa saja yang harus kamu kerjakan dan selesaikan. Dengan begitu, kamu akan cenderung menghindari distraksi dan perasaan malas bekerja. Setelah kamu memecah tujuan menjadi langkah, kamu dapat dengan mudah melihat berbagai tantangan dalam rencanamu, dan menentukan prioritas, yang mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

3. Merapikan meja kerja

Kebersihan lingkungan kerja bisa memengaruhi juga semangat dan fokus setelah liburan. Setelah hampir berhari-hari tidak ditempati, jangan sampai kamu memulai waktu kerja di lingkungan yang kotor dan tak rapi. Untuk merapikan meja kerja, kamu bisa mulai dengan membuang barang yang tak terpakai dan kelompokkan item yang sejenis. Lalu, cobalah untuk simpan berkas-berkas secara teratur dan berikan dekorasi baru yang bisa membuat suasana kerja lebih menyenangkan.

4. Datang kerja lebih awal

Jika kamu ingin lebih semangat setelah waktu Lebaran usai, datanglah lebih pagi saat kerja. Dengan tiba di kantor lebih pagi, kamu akan menjadi lebih siap untuk bekerja dan tidak harus terburu-buru atau tampak letih. Datang lebih awal juga memberikan waktu bagimu untuk bersantai terlebih dahulu, sehingga fokus kerja akan kembali dengan cepat. Yang pasti jangan sampai kamu datang terlambat. Hal ini bisa menyebabkan rasa tidak semangat dan kehilangan fokus saat bekerja.

5. Rencana liburan selanjutnya

Cara lain untuk kembali semangat bekerja di hari pertama setelah libur Lebaran adalah merencanakan jadwal libur selanjutnya. Menurut X-Team, salah satu cara terbaik untuk meredakan rasa malas sehabis libur adalah dengan merencanakan jadwal liburan berikutnya. Meskipun jadwalnya masih berbulan-bulan ke depan, bekerja akan menjadi jauh lebih mudah ketika kamu memiliki sesuatu yang ditunggu-tunggu. Bila memang tak memiliki waktu dan biaya, kamu tak perlu menjadwalkan liburan panjang. Sekadar kegiatan kecil atau me-time sudah cukup untuk dijadikan tujuan.

6. Olah raga di pagi hari

kamu ingin memiliki kebiasaan baru bangun pagi-pagi dan olahraga setiap hari. Mulailah dengan memajukan jam bangunmu secara perlahan, lalu mulai lakukan olahraga pelan-pelan, hingga jam bangun dan durasi olahragamu tercapai.

TIPS “WORK FROM HOME” AGAR TETAP FIT DAN SEHAT

Banyak perusahaan yang menerapkan WFH (Work from home ) bagi karyawannya saat COVID-19. Terdengar menyenangkan walaupun bekerja dari rumah, namun terkadang kita lupa menerapkan pola hidup sehat. Terkadang tak terasa karena di rumah lupa makan tidak teratur, ngemil saat menonton TV dan lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tidur. Berikut adalah tips untuk yang WFH (Work from home ) agar badan tetap fit dan sehat:

1. Tetap bangun pagi dan sarapan

Doc: Pinterest

            Kalian bisa bangun lebih siang dari biasanya karena tidak harus pergi ke kantor. Tapi penting untuk tetap membiasakan diri bangun pagi. Tidur 8 jam serta di dukung dengan tempat tidur atau matrass yang nyaman, penting untuk menjada pola tidur dan kesehatan. Bangun pagi kalian bisa memiliki waktu untuk memasak makanan sehat dan bisa menikmati sarapan. Sarapan yang sehat dapat memberikan energi di siang hari serta dapat fokus dalam bekerja.

2. Berjemur di pagi hari

Selain sarapan, kalian juga disarankan untuk berjemur di pagi hari. Kebiasaan ini tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan tulang, tetapi juga mampu membuat suasana hati Anda menjadi lebih baik. Ini tentu akan memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja Anda selama menjalani WFH.

3. Duduk dengan posisi yang benar

Doc: Pinterest

Posisi bekerja saat WFH memang lebih bebas, bahkan sambil tiduran di tempat tidur atau selonjoran pun bisa. Namun, sebaiknya kalian tetap bekerja dengan posisi duduk layaknya sedang bekerja di kantor, yaitu dengan kursi dan meja. Pilihlah kursi dan meja yang nyaman saat bekerja.

Walaupun awalnya terasa lebih nyaman, bekerja sambil berbaring atau tengkurap terlalu lama bisa meningkatkan risiko Anda sakit punggung, leher, atau bahu, karena otot-otot di bagian tersebut menjadi kaku. Selain itu, Anda disarankan untuk berdiri dan berjalan atau melakukan peregangan paling tidak 1 jam sekali. Cara ini berguna untuk mengurangi ketegangan otot-otot yang cukup lama bertahan di posisi yang sama.

4. Konsumsi makanan sehat

Agar daya tahan tubuh dan kesehatan tetap terjaga, konsumsilah makanan sehat dengan kandungan gizi yang seimbang, yaitu mengandung protein, karbohidrat, lemak baik, serat, mineral, dan vitamin. Dengan waktu di rumah yang lebih banyak, Kalian juga bisa lebih sering memasak. Cobalah beragam resep makanan sehat sehingga menu makan bervariasi dan kalian pun tidak cepat bosan.

Selain itu, tidak adanya batasan waktu seperti di kantor bisa membuat jadwal makan kalian menjadi berubah selama WFH. Sebisa mungkin, tetap jaga jadwal makan seperti biasa untuk menghindari masalah pencernaan, seperti naiknya asam lambung.

5. Lakukan olahraga rutin

Agar tubuh dan pikiran tetap sehat selama menjalani WFH, Kalian harus tetap meluangkan waktu untuk berolahraga. Ada banyak olahraga di rumah yang bisa Kalian lakukan, mulai dari yoga, push up, senam aerobik, lompat tali, zumba dan tabata.

Jika kalian membutuhkan bimbingan dari ahlinya, ikutilah tutorial olahraga online yang tersedia di berbagai platform media sosial. Selain itu, Kalian juga boleh, kok, lari pagi di luar rumah. Namun, ada syaratnya. Tetap terapkan physical distancingyaitu menjaga jarak 1–3 meter dari orang-orang di sekitar kalian.

BEBERAPA TIPS FOTOGRAFI INTERIOR

Doc: Pinterest
  • Buatlah Konsep

Pertama, Anda harus memahami desain rumah Anda sendiri. Untuk memperlihatkan fitur-fitur interior rumah Anda, setidaknya Anda harus membuat draft furnitur apa saja yang ingin difokuskan. Jangan memasukkan semua furnitur ke dalam satu gambar, lebih baik untuk tetap sederhana dan elegan.

  • Kenali Peralatan Anda

Apabila Anda tidak dapat mengoperasikan kamera Anda secara baik, hasil gambar akan terlihat buruk. Jangan sampai mendapat gambar yang buram, kurang pencahayaan, banyak noise, tidak fokus, komposisi yang buruk, atau berbagai distorsi lainnya yang akan merusak hasil potret Anda.

  • Tata Ruangan Anda

Jika Anda sudah memiliki desain dalam draft, maka saatnya untuk menuangkan ide secara visual ke dalam tata interior. Mempersiapkan tata ruang dapat menghabiskan banyak waktu tetapi hal tersebut adalah salah satu yang terpenting, jadi persiapkan waktu Anda.

Doc: Pinterest
  • Nyalakan Semua Lampu

Untuk pencahayaan yang bagus dapat membuat ruangan menjadi terlihat bersinar dan menghasilkan gambar yang tajam. Untuk memotret di siang hari, buka semua gorden dan tetap nyalakan lampu. Bayangan kuat yang dihasilkan karena matahari dapat memunculkan bayangan yang buruk, jadi lampu indoor akan memperbaikinya.

  • Gunakan Tripod

Selalu gunakan tripod agar aman. Tetapi Anda juga harus fleksibel dengan posisi memotret, temukan sudut-sudut lain dan jelajahi setiap angle. Jangan menggunakan kecepatan shutter di bawah 1/30 detik tanpa menggunakan tripod. Jika Anda tidak bisa stabil dengan tangan Anda, hasil gambar akan buram.

  • Hati-hati Terhadap Cermin

Kesalahan umum yang terjadi kepada pemula dan fotografer amatir adalah ketika secara tidak sadar mereka memotret dirinya sendiri di pantulan cermin pada hasil gambar. hehehe

  • Hindari Komposisi yang Buruk

Apabila ruangan tidak mempunyai furnitur dan barang yang cukup, gambar yang dihasilkan akan terlihat jelek. Foto akan terlihat kosong dan tidak menarik sama sekali. Buatlah komposisi yang terlihat penuh dan berisi.

  • Perhatikan Garis Horizontal

Ambil gambar dari sisi ujung ruangan ke sisi ujung yang lain. Apabila foto yang diambil secara horizontal akan terlihat membosankan. Garis yang bertemu dan saling menyilang dapat menarik mata yang melihat ke dalam gambar.

  • Landscape atau Portrait

Sesuai kebutuhan Anda, mengubah posisi gambar menjadi landscape atau portrait dapat membuat perbedaan yang signifikan. Pilih mana yang terlihat paling baik.

  • Mengolah Gambar

Mengolah gambar Anda setelah memotret juga penting. Setelah memasukkan semua foto ke dalam komputer, Anda dapat mengatur lagi tingkat kecerahan, eksposur, kontras, warna, ketajaman, dan banyak lagi.

Hubungi Kami via WhatsApp